Posted by: yen89 on: April 16, 2010
Posted by: yen89 on: Juli 19, 2010
Vibizdaily-Sosbud) Distrik Yokari, Kabupaten Jayapura, Papua, memenangi perlombaan miniatur rumah adat yang digelar panitia Festival Danau Sentani (FDS) 2010, setelah menyisihkan peserta dari 18 distrik lainnya di kabupaten itu.
Dalam perlombaan tersebut, masyarakat distrik Yokari membuat dua model miniature rumah adat di daerahnya dan berhasil membuat dewan juri memilihnya sebagai pemenang karena dianggap paling bagus dalam bentuk dan ketelatenan pembuatannya.
Usai diumumkan panitia FDS, Rabu, sebagai pemenang lomba miniatur rumah adat, Bupati Kabupaten Jayapura, Habel Melkias Suwae, langsung memberikan hadiah kepada Kepala Distrik Yokari, Albertina Hukubun.
“Ini adalah contoh pemimpin distrik yang benar-benar bisa menyatu dan memberikan arahan yang baik kepada masyarakatnya,” kata Bupati Habel Suwae yang berjanji akan segera membuat rumah adat di Distrik Yokari.
Albertina Hukubun mengatakan, dirinya sangat bangga dengan terpilihnya miniatur rumah adat Yokari sebagai pemenang perlombaan.
“Ini membuktikan kalau masyarakat Yokari punya jiwa seni yang sangat tinggi,” katanya.
Selain miniatur rumah adat, kata Albertina Hukubun, masyarakat Distrik Yokari juga memeriahkan ajang FDS 2010 dengan mengikuti pameran produk hasil kerajinan masyarakat berupa produk anyaman membuat piring makan, ukir-ukiran, dan aksesoris kapal.
“Khusus hasil produk anyaman piring makan dari bahan baku lidi, pemasarannya masih terbatas pada masyarakat setempat,” kata Albertina Hukubun.
Distrik Yokari merupakan salah satu dari 19 distrik yang ada di Kabupaten Jayapura.
Wilayah Distrik Yokari sangat mudah dijangkau karena bisa ditempuh melalui jalan darat dengan kendaraan mobil dari Distrik Depapre dalam waktu 30-40 menit.
Distrik Yokari merupakan daerah pemekaran selain menyimpan berbagai potensi pariwisata, juga wilayah ini menyimpan beragam kekayaan alam, seperti perikanan dan perkebunan kakao.
Melalui ajang FDS 2010, kata Albertina Hukubun, kekayaan alam maupun hasil produk anyaman masyarakat di berbagai kampung pemerintahan distrik Yokari bisa dikenal dan dipasarkan ke berbagai kabupaten/kota di Papua.
(ras/RAS/ant)
Posted by: yen89 on: Mei 7, 2010
indosiar.com, Jakarta -Siapa yang tak kenal Ondel – Ondel, sosok boneka tinggi besar yang selalu hadir dalam berbagai perayaan yang digelar warga kota Jakarta. Ondel – ondel bahkan telah menjadi semacam ikon warga asli Betawi dan kota Jakarta. Tak heran beragam bentuk souvenir khas Jakarta dikemas cantik dalam bentuk ondel – ondel berukuran mini beraneka bentuk dan warna.
Sebagai Ibukota Negara, Jakarta menjadi salah satu tujuan utama wisata turis mancanegara. Namun mencari souvenir dengan ikon khas Jakarta ternyata tak mudah. Peluang inilah yang dimanfaatkan seorang ibu rumah tangga asal Betawi, Desi Widianti Wawan. Ide membuat souvenir Betawi timbul dari kecintaannya terhadap budaya Betawi, budaya asli Jakarta.
Pada tahun 2002 Desi mulai menekuni pembuatan souvenir. Idenya di dapat dari pengalaman berkeliling keluar negeri. Tugu Monas dan ondel – ondel adalah ikon yang ditemui Desi sebagai simbol Jakarta. Souvenir yang dibuat pun beragam mulai dari gantungan kunci, bros, jam meja, miniatur ondel – ondel dan boneka cantik ala Barbie berbusana Betawi.
“Idenya itu muncul karena memang tidak adanya souvenir dari Betawi, nah kebetulan saya sendiri orang Betawi merasa perlu mengangkat budaya Betawi baik dari keseniannya, makanannya, busana dan kenapa tidak dengan khas cindermatanya” tambah Desi.
Pembuatan souvenir Betawi sebenarnya cukup sederhana. Untuk gantungan kunci dan bros dibuat dari bahan kuningan dan jam meja dari tembaga. Dalam sehari bisa dibuat 500 sampai 1000 buah souvenir dengan harga 5 ribu hingga 10 ribu rupiah per buah.
Sementara miniatur ondel – ondel, rangkanya dibuat dari bambu. Butuh waktu satu sampai dua hari untuk membuat ondel – ondel berukuran kecil. Harganya relatif murah mulai dari 50 ribu hingga 250 ribu rupiah. Untuk ondel – ondel besar butuh waktu dari tiga hari dan harganya bisa mencapai 2 juta rupiah.
Posted by: yen89 on: Mei 7, 2010
Posted by: yen89 on: Mei 7, 2010
Posted by: yen89 on: Mei 7, 2010
Sudah banyak kisah sukses merintis usaha yang berawal dari keisengan. Salah satu di antara yang sukses itu adalah Jemy, perajin miniatur kapal dari Mojokerto, Jawa Timur.
Kira-kira sepuluh tahun silam, Jemy yang tinggal di river side alias di pinggir kali Brantas itu, sedang iseng membuat sebuah kapal mini berbahan kayu lengkap dengan layar dan talinya.
Karena belum ada rencana membisniskan keisengannya itu, Jemy pun mengaku tak mengeluarkan modal. Dia mengaku hanya mengeluarkan ongkos membuat kapal mini itu Rp 50.000. “Awalnya memang untuk mainan, ongkos membuatnya ya segitu itu,” ujar Jemy.
Namun ternyata, kapal mainannya itu banyak yang suka. Apalagi, Jemy mengerjakan miniaturnya itu dengan sangat serius, sangat detail dan sangat halus. Nah, sesaat setelah peluncuran perdana kapal mininya, mulailah pesanan berdatangan kepadanya.
Suami dari Isna ini kini sudah membuat miniatur beragam jenis kapal. Mulai dari miniatur kapal Dewarutji hingga Phinisi lainnya. Biasanya untuk satu kapal, Jemy hanya butuh waktu sepuluh hari untuk menyelesaikannya. Untuk pasokan bahan, ia tidak mengalami kesulitan. Daerah Mojokerto, tempat tinggalnya, banyak tersedia kayu. Entah itu kayu lembaran, balok, maupun gelondongan.
Jemy juga membuat kapal dengan berbagai ukuran. Besar kecilnya ukuran kapal akan menentukan banderol harganya. Untuk Phinisi ukuran 15 cm, misalnya, Jemy mematok harga Rp 20.000.
Mau yang lebih eksklusif? Jemy pernah melepas kapal seharga Rp 17 juta. Kapal ini pesanan warga Korea. Banderolnya bisa selangit karena ukuran kapal juga tidak main-main. “Kapal yang dipesan ukurannya empat meter dan saya butuh waktu tiga bulan untuk membuatnya,” katanya. Nah, jika cuma butuh kapal mini yang standar, harganya juga masih sangat terjangkau, di kisaran Rp 100.000 saja.
Selain kayu, dia juga memanfaatkan bahan bekas yang lain, seperti bungkus semen yang bisa digunakan sebagai layar miniatur kapal. Ia menjelaskan, untuk membuat layar miniatur kapal, dia selalu menggunakan bungkus semen yang diberi lapisan melamin sehingga warna yang dihasilkan lebih cokelat dan lebih mengkilap seperti layar sungguhan.
Untuk setiap miniatur kapal dengan panjang 12 sentimeter, tinggi 6 cm, dan lebar 4 cm, dipatok dengan harga Rp150 ribu per unitnya, tergantung jenis serta kerumitan proses perbuatannya. “Kalau semakin rumit, tentu harga jualnya akan tinggi,” katanya.
Ia mengaku, ukuran miniatur kapal yang paling besar yang pernah dibuat, berukuran panjang 2 meter, tinggi 1,6 meter, dan lebar 80 cm. “Miniatur kapal ini saya jual dengan harga Rp6 juta kepada seorang wisatawan mancanegara asal Belanda,” katanya.
Jenis kapal yang dibuatnya pun bervariasi, dari kapal tradisional Majapahitan hingga kapal perang Eropa dan kapal dagang Cina. “Pembuatan jenis dan ukuran kapal ini juga tergantung dari pesanan, dan saat ini yang paling laris adalah kapal dagang Cina,” katanya.
Dalam satu hari, dia mampu membuat 4-5 kapal. Namun, pengerjaannya dibagi dengan beberapa karyawannya. Satu orang membuat lambung kapal, satu membuat layar kapal, dan yang lain membuat variasi kapal lainnya.
Tidak hanya sekadar membuat miniatur kapal saja, dia juga bisa membuat miniatur kapal di dalam botol. “Miniatur kapal jenis ini juga lumayan banyak peminatnya karena tergolong unik. Untuk pembuatannya, saya menggunakan sumpit dan merakit rangkaian kapalnya di dalam botol tersebut,” katanya.
Posted by: yen89 on: Mei 7, 2010
Banyak diantara kita suka mengkoleksi suatu benda tertentu seperti Miniatur Mobil, Benda Antik, atau aksesoris – aksesoris lainnya dan mungkin benda atau barang koleksi yang kita miliki merupakan benda yang unik dan bagus untuk di miliki.
Nah bagi anda yang menyukai koleksi mobil miniatur atau replika mobil kali ini kadocinta.com memberikan pilihan barang yang bagus untuk di koleksi dapat juga diberikan sebagai kado untuk teman, pacar, anak ataupun orang tua yang menyukai mobil.

Posted by: yen89 on: April 29, 2010
Sang Pelopor Otomotif Amerika Serikat
Walter Percy Chrysler (2 April 1875 – 18 Agustus 1940)
Sosok Chrysler, tak dapat dipisahkan dari perkembangan industri otomotif AS. Berkat kerja kerasnya, Chrysler Corporation, berhasil menjadi salah satu perusahaan otomotif terbesar ketiga di AS setelah General Motors dan Ford Motor Co.
Bakatnya di bidang teknik sudah terasa ketika sejak belia, Chrysler telah mampu membuat sebuah miniatur lokomotif uap.
Posted by: yen89 on: April 29, 2010
Posted by: yen89 on: April 29, 2010
Lilin Malam
Ini juga termasuk ‘keluarga’ clay, biasanya untuk mainan anak-anak, banyak dijual di toko-toko buku bermacam-macam warna dan mudah dibentuk. Bentuk akhirnya tetap lunak tidak akan mengeras dan dapat diolah kembali.
Plastisin Clay
Hampir sama dengan Lilin malam hanya saja tidak selunak lilin malam dan lebih mantap bentuknya (lebih keras dibandingkan lilin malam)
Paper clay
Terbuat dari bubur kertas, kebanyakan dijual dengan warna putih dan ada juga dengan campuran gips (seperti kapur). Hasil akhirnya keras dengan cara diangin-anginkan dan di cat diberi warna (dapat juga sewaktu diulenin langsung ditambah warna).
Paper clay dapat dibuat sendiri dengan cara merendam kertas (caranya bisa di lihat posting sebelumnya perihal daur ulang koran)
Clay Tepung
Ini dapat dibuat sendiri dan cukup mudah dikerjakan bersama anak-anak.
Bahan yang diperlukan:
- Tepung terigu : tepung tapioka : tepung beras dengan perbandingan 1:1:1
- Lem kayu misalnya lem fox (atau sejenisnya)
- Sedikit natruim benzoat/pengawet makanan atau Borax juga nggak apa-apa kok ^_^ (ini gak wajib, jika ingin hasil tahan lama tidak berjamur)
- Cat poster/akrilic/cat air
- Pilox bening/cat kuku bening
Cara membuat:
Campur tepung, masukan lem sedikit demi sedikit hingga serasa pas dan tidak lengket ditangan
Bagi beberapa bagian (sesuai warna-warna yang diinginkan) dan campurkan sedikit demi sedikit cat sampai warna yang diinginkan tercapai
Clay tepung siap di bentuk
Angin-anginkan hingga kering
Dapat disemprotkan Pilox transparant atau dioles cat kuku agar lebih tahan lama
Clay Roti
Ini juga dapat di buat sendiri dari sisa-sisa roti
Bahannya:
- 1 lembar roti tawar (angin-anginkan dulu agar teksturnya agak kering)
- Lem kayu misalnya lem fox (atau sejenisnya)
- 1 sdt minyak sayur
- Sedikit natruim benzoat/pengawet makanan atau Borax (tidak wajib)
- Cat poster/acrilic/cat air
- Pilox tranparant/cat kuku bening
Cara membuat:
- Sobek-sobek kecil roti tawar
- Tambahkan lem dan uleni sampai agak kalis.
- Tambahkan minyak sayur dan pengawet, uleni sampai kalis
- Selanjutnya sama dengan membuat clay dari tepung
(diambil dari resepnya mbak Yoana di millis Manik2 Cantik)
Jumping Clay
Clay ini jika diangin-angin kan akan kering dan tidak dapat diolah lagi, hanya saja jadinya ringan seperti gabus. Dijual dengan berbagai macam warna didalam kantung alumunium foil (biasanya) cocok untuk dibuat menjadi boneka-boneka hewan atau manusia kecil
Air Dry Clay/clay jepang/clay korea
Hampir sama dengan jumping clay, hanya saja bentuk akhirnya lebih padat. Dijual dengan berbagai macam warna dan dibungkus dengan plastik kedap udara (biasanya). Cocok untuk membuat miniature buah-buahan, sayuran, makanan atau lainnya
Polymer Clay
Clay yang paling mahal, masih langka di Indonesia. Proses pengeringannya dengan cara di oven (bukan pakai oven kompor loh). Hasil akhirnya… Wah kaya bunglon tergantung jenis clay nya (bisa lihat di posting sebelumnya perihal polymer clay) mau seperti kayu, batu alam, metal atau plastik.
Clay Asli (Tanah Liat/Keramik)
Pasti semua tahu yang ini, clay asli dari alam untuk membuat tembikar. Cara pengeringannya setelah diangin-angin dibakar kedalam tungku.
Berdasarkan jenis nya
- Gerabah
- Keramik batu
- Porselin
- Keramik Baru
http://www.pppgkes.or.id/modules.php?name=Content&pa=showpage&pid=67
Clay Imitasi (???)
Tidak semua tahu perihal clay ini, Tha saja tidak tahu namanya (lupa) hehe. Yang pasti clay ini biasanya digunakan di pabrik-pabrik mobil atau industri besar lainnya untuk dijadikan model produk. Warnanya coklat tua dengan cara dipanaskan dahulu agar dapat dibentuk. Hasil akhirnya…. Lumayan kokoh, tapi masih bisa diolah lagi kalau dipanaskan ^_^
Gips
Ini termasuk keluarga clay bukan yah? Gips terbuat dari bahan kapur yang dikeraskan. Cara pembuatanya, adonan yang encer dicetak (menjadi pot, hiasan kulkas, pajangan, dll) diangin-angin kan lalu di cat. Atau dapat juga dipadatkan berbentuk balok, lalu di ukir menjadi patung, abstrak atau lainnya (jadi inget masa kuliah ^_^ )
v
Posted by: yen89 on: April 23, 2010
Dibandrol dengan harga $163,000, yang memiliki berat 590 grams merupakan miniatur Hello Kitty termahal sejagad. Yang buat mahal karena dibeberapa bagiannya terbuat dari berlian, ruby, pink sapphire, amethyst dan blue topaz.
Last Comment.